Jumat, 29 Januari 2010

Testimoni

Kalo anda merasa pernah jatuh cinta, Jangan pernah menyalahkan cinta.  

Jikalau Anda menjauhi cinta, itu pun juga bukan masalah.

Sebab cinta selalu bisa memaafkan




Kamis, 28 Januari 2010

Antara Kapal Mavi Marmara dan Video Mesum Selebriti Ternama

Yach, anda benar… saya tahu kolom ini bukanlah kolom infotainment yang mencoba menguak sisi-sisi pribadi setiap selebriti. Tapi tak ada salahnya kalo kita menggarisbawahi bahwa setiap yang membaca tulisan ini adalah seorang manusia, dan bahkan seorang selebriti pun adalah seorang manusia.

Berbicara tentang manusia, tentunya kita tak dapat untuk melepaskan hawa nafsu daripadanya karena sesungguhnya Manusia telah diberikan hal tersebut untuk melengkapi kehidupannya. Dan berbicara tentang kehidupan, manusia tidaklah dapat dengan mudah untuk dilepaskan dari keterikatan bahwasanya manusia adalah salah satu bahagian yang penting dari lingkungan hidup. Dan berikut ini, kita sedikit membuka kembali mata kita akan bencana yang sebenarnya ada di depan mata kita. Bencana yang sebenarnya dahsyat, Bencana kemanusiaan.

Baru saja kita mendapatkan pemberitaan tentang insiden berdarah penyerangan oleh Israel terhadap kapal Mavi Marmara yang mengangkut relawan serta bantuan untuk pengungsi Palestina, lagi-lagi kita dikejutkan oleh berita sensasional; Beredarnya video mesum artis ibukota yang notabene adalah seorang vokalis dari band papan atas dalam negri(dugaan..??).

Dahsyattt…Dari pembajakan kapal bantuan pengungsi Palestina, sorot mata pun segera teralihkan ke video mesum tersebut. Banyak yang penasaran ingin menyaksikan sendiri adegan panas tersebut. Pembicaraan yang semula membahas tentang peristiwa pembajakan kapal oleh Israel beralih dengan membahas bagaimana pemeran wanita dalam video tersebut dengan lihainya (Maaf) memainkan alat kelamin dari pasangannya, Topik-topik diskusi warung kopi tentang kekejaman zionis teralihkan dengan nuansa vulgar yang disuguhkan dalam video tersebut, bahkan dalam situs-situs jejaring sosial orang-orang ramai membahas video mesum tersebut, Ironisnya lagi, ada seorang ibu yang tanpa merasa malu menonton video mesum tersebut bersama anak-anaknya. Dahsyattt..!!!

Film Porno tetaplah film porno, siapapun yang bermain di dalamnya tetaplah disebut pemeran film porno!!! Semoga anda sepakat dengan pernyataan diatas. Lantaran pemerannya adalah seorang selebriti terkenal, mengapa orang-orang tetap tak merasa malu untuk mengunduh video tersebut bahkan menyaksikannya bersama.

Indonesia sedang ditimpa bencana kemanusiaan, bencana yang menelan ratusan bahkan ribuan korban mental. Sanggupkah kita untuk menahan agar tidak jatuh korban lebih banyak lagi..?? pertanyaan yang sebenarnya adalah sanggupkah kita untuk sekedar menahan diri untuk tidak menyaksikan video tersebut. Pilihan ada di tangan anda, jangan biarkan rasa penasaran dan nafsu mengikat anda. Sesungguhnya manusia yang kuat adalah manusia yang mampu untuk mengendalikan dirinya. Berbuatlah yang baik untuk hasil yang lebih baik. Bencana kemanusiaan adalah awal dari bencana-bencana yang lainya, mari selamatkan lingkungan kita untuk kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

Selasa, 12 Januari 2010

SUKMAKU DI TANAH MAKASSAR

Oleh : Ram Prapanca

Sukmaku di Tanah Makassar
Negeri bayang-bayang
Negeri timur matahari terbit

Gunung-gunung perkasa
Lembah-lembah menganga
Pohon-pohon purba
Kuburan-kuburan tua

Di dalam kelambu penuh dupa
Berhadap-hadapanlah dengan Dewata
Dengan berlapis-lapis pakaian sutera
Musik dan tari saling berlaga

Sukmaku di Tanah Makassar
Memburu anoa di rimba belantara
Menangkap kupu-kupu di tebing-tebing terjal
Mengejar derai-derai daunan basah
Memanjat pohon-pohon lontar
Di bawah naungannya bertempat gelanggang sabungan ayam
Di belakang sekian gumam sinrili' siap membunuh kekecewaan
dengan badik dan tukul besi

Sukmaku di Tanah Makassar
Bersayap angingmammiri bersiul membelai kota dengan nilai-nilai
Menunggang kuda jantan dengan lari kencang membawa impian
Ke garis kemenangan

Kerikil-kerikil merah bermukim gemerincing
Pasir putih membentang panjang berkilauan

Sukmaku di Tanah Makassar
Bersampan pinisi dengan layar daun lontar
Dengan panji-panji sutera warna-warni
Mengejar debur ombak menjilat lekuk gelombang
Menyelam ke rahang-rahang karang menyunting kerang
Menyelam ke dasar tasik memetik mutiara

Sukmaku di Tanah Makassar
Negeri ayam jantan
Negeri pelaut ulung

Sukmaku di Tanah Makassar
Kemana pun aku pergi
Di mana pun aku melambai
Gadis-gadis pakarena selalu menyanyi, menari di hatiku

Selamat tinggal puncak Lompobattang
Selamat tinggal hulu Je'ne' berang
Selamat tinggal kampung Galesong
Selamat tinggal pantai Barombong
Selamat tinggal pulau Kodingareng
Selamat tinggal kaki Bawakaraeng
Selamat tinggal Karaeng

Sukmaku di Tanah Makassar
Mengejar I buri, mengejar juku eja
Mengejar debur ombak menjilat lekuk gelombang

Sukmaku di Tanah Makassar
Melengking bersama pui-pui
Merancak bersama parappasa
Menggemuruh bersama pakkanjara

Sukmaku di Tanah Makassar
Meski Malino tidak berpohon lagi
Meski Jeneponto tidak berkuda lagi
Meski Losari tidak berair lagi
Meski Somba Opu tidak berpuing lagi

Sukmaku di Tanah Makassar
Sukmaku di Tanah Makassar
Sungguh Karaeng,
Meski kita terpisah beribu gelombang.

Jumat, 08 Januari 2010

Renungan Sejenak

Di sudut kota Makassar, Seorang anak menangisi kematian orang tuanya. Sementara di sudut lainnya, seorang pemuda menangis tersedu-sedu mengenang kematian kekasihnya. di sebuah sudut lainnya lagi, seorang kakek menangisi kematian cucunya. Disana- sini orang-orang menangisi kematian temannya, sahabatnya, kekasihnya,dst….
Kematian Bukanlah Sesuatu hal yang perlu untuk ditangisi secara berlebihan.
Coba anda renungkan betapa penuh sesaknya bumi ini apabila tak ada kematian…betapa kita akan melihat kekejaman Firaun, Hitler, Mussolini, bahkan westerling berulang-ulang kali. Coba anda membayangkan kehidupan yang sesak dari zaman Nabi Adam As hingga sekarang?

Sekarang coba anda renungkan makna dari sebuah kematian? Betapa sebuah kematian adalah sebuah proses dari sebuah kehidupan menuju sebuah kehidupan yang lainnya? Sebuah masa transisi menuju pengadilan tertinggi di seluruh belahan bumi, mahkamah yang teragung dari segala Mahkamah…saat anda menunggu untuk disidangkan dan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang telah anda lakukan didunia ketika anda masih menjalani KEHIDUPAN?

Apakah anda telah memahami bahwa segala sesuatunya telah diciptakan secara berpasang-pasangan, segala sebab pasti akan menghasilkan akibat, dan bahkan segala sesuatunya pasti beralasan agar tetap dikatakan ADA?

Coba renungkan dalam-dalam bahwa Hidup akan terasa lebih berharga apabila kita mengalami kematian. Kesempurnaan manusia akan dicapai apabila telah tiba pada saat kematian. Segala pencarian manusia akan berakhir pada masa kematian…

Dan segala akhir dari segala akhir dari seorang MANUSIA adalah KEMATIAN.

Manusia adalah seorang Manusia apabila dia akan mengalami KEMATIAN dan tidak sesuatu pun yang bernyawa yang tidak mengalami kematian..

Saudara, betapa pun menyakitkan sebuah kematian, betapa perihnya pun ketika ditinggal mati oleh seseorang yang kita sayangi, tapi hidup haruslah tetap berjalan…jalanilah bagianmu, bagiannya tlah berakhir…dan mari kita sejenak menundukkan kepala seraya mengirimkan doa untuk mereka yang kita kasihi, yang telah mendahului kita menuju kepada-NYA. Semoga Amal Ibadahnya diterima oleh Sang Pencipta yang telah menganugerahkan kepada kita sebuah kematian.

Marilah sejenak kita untuk mengingat KEMATIAN agar setiap langkah kita adalah langkah-langkah yang lurus dan diterangi oleh cahaya-NYA. Karena sebaik-baiknya Manusia, adalah Manusia yang selalu berintrospeksi diri, menyesali segala dosa yang telah tercipta, dan menjaga diri untuk tidak mengulanginya lagi..